
Studio Atlus, yang dikenal luas berkat waralaba Persona, akhirnya merilis detail terbaru mengenai proyek ambisius mereka: Metaphor: ReFantazio. Game ini akan dirilis secara global pada 11 Oktober 2025 dan digadang-gadang sebagai RPG fantasi gelap dengan elemen psikologis, politik, dan strategi, membawa warna baru ke dunia JRPG (Japanese Role-Playing Game).
Proyek ini sudah dikembangkan selama lebih dari 7 tahun oleh tim kreatif yang sebelumnya membesut Persona 3, 4, dan 5 termasuk Katsura Hashino (sutradara), Shigenori Soejima (desainer karakter), dan Shoji Meguro (komposer musik).
Latar dan Cerita: Dunia Penuh Ilusi dan Intrik Kekuasaan
Metaphor: ReFantazio mengambil tempat di dunia fiktif bernama “The United Kingdom of Euchronia”, di mana manusia hidup berdampingan dengan berbagai ras misterius seperti Beastkin, Taltoi, dan Naskeen. Negara ini diperintah oleh sistem monarki psikis, di mana raja terpilih bukan dari garis darah, tetapi melalui kekuatan batin yang disebut “Archetype”.
Cerita dimulai setelah sang Raja terbunuh secara misterius. Dunia terancam kekacauan, dan sistem pemilihan raja dimulai untuk mencari pemimpin baru. Pemain berperan sebagai seorang peziarah misterius, yang juga mencalonkan diri sebagai Raja sambil mencoba mengungkap konspirasi besar yang menyelimuti kerajaan.
Sistem Archetype: Persona dalam Dunia Fantasi
Salah satu mekanisme unik dalam game ini adalah sistem “Archetype”, yang berfungsi layaknya sistem Persona di game sebelumnya. Pemain dapat memanifestasikan emosi, keyakinan, dan ingatan menjadi bentuk kekuatan sihir dan pertempuran.
- Ada lebih dari 40 jenis Archetype, masing-masing dengan kekuatan dan gaya bermain berbeda (Tank, Mage, Support, Assassin, dan lain-lain).
- Sistem Bonding dan Trust memungkinkan karakter utama untuk “membangun Archetype” baru melalui interaksi mendalam dengan karakter lain.
- Archetype dapat berubah bentuk sesuai keputusan moral yang diambil pemain sepanjang permainan.
Archetype juga menjadi simbol psikologis karakter, merefleksikan trauma, keinginan, dan tujuan mereka dalam dunia penuh intrik ini.
Pertarungan Taktikal Real-Time + Turn-Based
Metaphor: ReFantazio memadukan sistem pertarungan real-time strategy dan turn-based klasik, sebuah eksperimen baru dari Atlus. Dalam mode eksplorasi, pemain bisa melakukan serangan cepat terhadap musuh di dunia terbuka, sebelum berpindah ke mode pertarungan berbasis giliran yang lebih strategis.
Fitur menarik lainnya:
- Timeline Combat Flow: Urutan serangan bisa dimanipulasi menggunakan skill atau item.
- Combos dan Chain Attacks: Karakter bisa membentuk kombinasi serangan jika memiliki hubungan emosional kuat.
- Weakness Exploitation: Mekanisme khas Persona tetap hadir, seperti menganalisis kelemahan musuh dan melakukan “One More Attack”.
Eksplorasi Dunia dan Pilihan Moral
Dunia dalam Metaphor: ReFantazio tidak hanya luas secara geografis, tapi juga kaya dengan pilihan yang berpengaruh langsung terhadap alur cerita. Beberapa fitur eksplorasi yang diumumkan meliputi:
- Kota Terapung, Gurun Kristal, dan Lembah Bayangan: Setiap area memiliki budaya, bahasa, dan sistem kepercayaan berbeda.
- Sistem Pilihan Moral: Pemain dihadapkan pada dilema etika dalam berbagai misi, seperti memilih menyelamatkan satu kota kecil atau mengamankan strategi jangka panjang.
- Side Quest dengan Dampak Nyata: Misi sampingan bukan sekadar pelengkap, tapi bisa memengaruhi pencalonan karakter utama sebagai Raja.
Desain Artistik dan Musik: Kombinasi Estetika Gelap dan Mistis
Desain dunia dan karakter dalam game ini digarap langsung oleh Shigenori Soejima, yang terkenal akan gaya artistik modern-gothic-nya. Berbeda dari Persona yang lebih urban, Metaphor tampil lebih fantastik, kelam, dan puitis.
Komposer legendaris Shoji Meguro kembali mengisi musik, kali ini dengan orkestra penuh, paduan suara Latin kuno, dan tema khas kerajaan. Lagu tema pembuka, “Dreams of Regalia,” telah dirilis di YouTube dan menuai pujian karena atmosfernya yang kuat dan menyentuh.
Platform dan Spesifikasi
Metaphor: ReFantazio akan tersedia di:
- PlayStation 5
- Xbox Series X|S
- PC (Steam dan Microsoft Store)
Fitur utama:
- Dukungan 4K 60fps
- Dual Audio (Bahasa Jepang & Inggris)
- Subtitle multi-bahasa termasuk Indonesia
- Simpan lintas platform melalui akun Atlus Network
Antisipasi Global dan Komunitas JRPG
Sejak pertama kali diumumkan di acara Xbox Showcase 2023, game ini terus menjadi topik hangat di kalangan penggemar JRPG dan gamer indie. Banyak yang menyebutnya sebagai “Final Fantasy baru” karena gabungan narasi kuat dan gameplay kompleks.
Media seperti IGN, GameSpot, dan Kotaku sudah memberikan preview positif, menyebut game ini sebagai:
“Eksperimen paling berani Atlus dalam dua dekade terakhir.”
Metaphor: ReFantazio bukan sekadar spin-off dari Persona, tapi sebuah RPG baru yang menantang batas tradisi dan ekspektasi. Dengan latar dunia unik, sistem pertarungan yang mendalam, dan kisah yang sarat filosofi, game ini menjanjikan petualangan epik yang emosional dan intelektual.
Bagi pecinta JRPG yang haus akan tantangan dan cerita penuh makna, Metaphor: ReFantazio bisa menjadi game paling berkesan tahun ini.